Kliksumatera.com, PALEMBANG- Sungai Sekanak-Lambidaro berangsur berubah dan menunjukkan hasil yang sangat menarik dan siap untuk memanjakan para pengunjung.
Jembatan yang kini dibangun di atas Sungai Sekanak tengah bersolek agar pengunjung leluasa menyeberangi kedua sisi anak sungai serta dapat berselfie di atas jembatan berwarna biru memiliki corak songket ini yang merupakan motif kain khas Palembang.

Pantauan di lapangan bukan hanya jembatan siap memanjakan para pengunjung nantinya. Ada lagi ornamen lainnya seperti taman di sisi jembatan serta kolam air mancur yang belum difungsikan menambah nilai estetika.

Begitu pula sisi dinding Sungai Sekanak dibuat motif songket bintang. Penambahan drum pelampung berwarna-warni menambah kesan Venesia dari timur menjadi kota tertua yamg siap menjadi destinasi baru bagi masyarakat Kota Palembang.
Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak, tahun ini setelah jembatan dibangun akan ada beberapa pengerjaan dan hiasan yang akan dikerjakan. “Setelah jembatan, tahun ini kita melakukan penghijauan dan selanjutnya dari jembatan karang di Jalan Merdeka ke arah Ramayana,” ujar Bastari saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (4/2/2020).
Jika Sungai Sekanak atau yang sering disebut Venesia dari timur akan menjadi tempat wisata baru drum pelampung yang baru ini akan dimanfaatkan sebagai tempat berjualan bagi pedagang.
Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan, jika Sungai Sekanak akan menjadi tempat wisata baru drum pelampung yang baru ini akan dimanfaatkan sebagai tempat berjualan bagi pedagang. “Sekanak bersolek diprediksi menjadi icon kota tertua tempat berwisata, drum terapung sepanjang 220 meter itu akan menjadi lapak pedagang berjualan. Jadi seperti pasar apung,” ungkap Isnaini.
Lanjut dia, Sungai Sekanak yang diperuntukkan sebagai pengendalian banjir di Kota Palembang, siap memanjakan wisatawan baik dari dalam kota maupun luar kota. “Mengembalikan pasar terapung yang sudah hilang dimakan waktu, akan dikembalikan Pasar Sekanak sebagai tempat transaksi perdagangan. Teknisnya nanti, setelah selesai semua pedagang akan kita ajak dan menyosialisasikan soal pasar terapung,” tandasnya.
Laporan : Andrean
Editor/Posting : Imam Ghazali

