Tiga Korban Tewas Tabrakan Maut Dikebumikan Satu Liang

0
340

Kliksumatera.com, MURATARA- Tiga korban tewas tabrakan maut yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Muratara Selasa (18/06/2019) sekitar pukul 02.30 WIB lalu dikebumikan dalam satu liang lahat.

Tragedi tabrakan terjadi persis di depan kediaman Bupati Muratara, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Sumatera Selatan. Tiga korban tewas dikuburkan di Pemakaman Keluarga di Jorong Lurah Nagari Kototuo IV Koto, Kabupaten Agam Sumatera Barat (Sumbar).

Mereka adalah almarhum Armis bin Kamus (74) dan Yasril alias Yan (63) warga Jakarta Selatan serta Darmanto bin Munir (63) warga Bogor berasal dari Nagari Kototuo IV Koto, Kabupaten Agam Sumatera Barat. Jenazah diantar puluhan pelayat ke tempat peristirahatan terakhir dengan cara diusung dengan beranda.

Sebelumnya jasad dibawa ke RSUD di Lubuklinggau, setelah divisum lalu dengan menggunakan mobil ambulance diberangkatkan dari Lubuk Linggau Selasa siang ke kampung almarhum pukul 03.00 WIB (Rabu, 19/6).

Kecelakaan berawal saat kendaraan Kijang kapsul seri plat kepolisian B 1263 SSB‎ warna biru yang dikemudikan Yasril (63) pekerjaan swasta alamat Jakarta Selatan berpenumpang Arnis paman dari Yasril dan Darmanto (54) berangkat dari Jakarta bermaksud ke pulang ke kampung halaman mereka di Nagari Kototuo IV Koto sekitar 7 KM dari Kota Bukittinggi arah Maninjau.

Namun saat mobil tersebut melaju dari arah Lubuklinggau menuju Sumbar, Selasa sekitar pukul 02.30 WIB. Persisnya di depan kediaman Bupati Muratara, Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, diduga Kijang kapsul itu yang dikemudikan Yan yang mengalami ngantuk, tiba- tiba kendaraan oleng ke arah kanan memakai jalur berlawanan. Dan dari arah Jambi-Lubuklinggau, datang kendaraan bus Pariwisata yang belum diketahui pengemudinya langsung menyambar kendaraan korban. Karena tak sempat mengelak, akhirnya tabrakan maut tersebut tidak terhindarkan.

Hantaman keras terjadi dengan suara dentuman yang terdengar hingga radius 100 meter dari lokasi kejadian. Warga setempat mendengar bunyi dentuman berhamburan keluar rumah.

Afri (25) warga Desa Terusan yang sempat dihubungi wartawan mengaku sempat mendengar suara itu. Dia mengatakan awalnya tidak terlalu menghiraukan. Dan menduga suara itu berasal dari ban truck yang pecah.

“Tahu-tahu sudah ramai di sini pagi tadi sebelum subuh ramai kendaraan stop. Aku baru keluar jingok ruponyo ado tumburan di depan rumah bupati,” katanya.

Dia mengatakan, dari informasi yang mereka dapat di sekitar lokasi kejadian. Ada tiga orang yang berada dimobil ditemukan sudah tidak bernyawa. Petugas Polres setempat mengatahui kejadian segera mendatangi tempat kejadian. Kini sebab terjadinya tabrakan ini telah ditangani pihak Polres setempat.

Laporan : Yono/Ril
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here