Bupati Lahat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

0
305

Kliksumatera.com, LAHAT- Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat menggelar upacara bendera untuk memperingati hari lahir Pancasila. Tepat di halaman Kantor Pemkab Lahat, Sabtu, (01/05/19).

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Lahat Cik Ujang, SH, Wakil Bupati Lahat Haryanto SE, MM MBA, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Bagian yang ada di ruang lingkup Pemkab Lahat. Serta juga, para pejabat TNI dan Polri, pejabat Eselon 3 dan 4 dan seluruh yang hadir dalam upacara tersebut.

Bupati Lahat, Cik Ujang, SH mengucapkan terima kasih kepada semuanya karena dapat berkumpul dan mengadakan upacara tersebut. Pancasila, mampu menyatukan semuanya sebagai satu kesatuan bangsa yang hidup dalam negara kesatuan Republik Indonesia.

“Sebagaimana yang sudah kita ketahui, bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan. Tentunya, ini lah yang dapat memperkokoh konsep dan keyakinan akan kesatuan tanah air Indonesia,” kata Cik Ujang dalam pidatonya.

Sambung dia, kesatuan dalam gugusan pulau yang berada di antara dua Samudera Pasifik dan Hindia, serta di antara dua benua Asia dan Australia menunjukkan bahwa sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air. Sebagai satu kesatuan, ada relasi yang berpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan.

“Sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara, di wilayah nusantara tumbuhan flora dan fauna yang beragam. Yang secara natural, ini merupakan karakteristik dari ke Indonesia tersebut. Demikian pula secara Logis dan Sosiologis, keberagaman Ras, Etnis, Agama, Kepercayaan dan Budaya yang ada di Indonesia. Ini sudah ada, sejak masa Praaksara hingga sekarang,” ujarnya.

Dilanjutkan, Indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman Pancasila sebagai dasar Ideologi negara dan pandangan hidup berbangsa. Hal ini digali oleh para pendiri bangsa terdahulu, dan ini merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Walaupun, sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila tersebut.

“Kita akui, bahwa eksistensi ke Indonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara, masih dapat bertahan hingga kini. Berkat Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi, harus terus diperjuangkan keberagaman kondisi geografis flora dan fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis,” ungkapnya.

Terangnya lagi, masyarakat hanya dapat hidup dalam bingkai kebangsaan yang Inklusif. Proses Internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila, harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus-menerus.

“Pancasila, harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berkat Pancasila lah yang berkeadilan dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong, keberagaman yang ada menjadi satu berkat Pancasila. Sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada, dapat menjadi identitas nasional dan wadah serta slogan Bhineka Tunggal Ika. Dalam konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap 1 Juni merupakan suatu keniscayaan,” tutupnya.

Laporan : Ferdy
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here