Minyak Mentah Tumpahi Lahan Warga, Anggota DPRD Muba Minta PT Medco Tanggung Jawab

0
226

Kliksumatera.com, SEKAYU – Di sela- sela kegiatan resesnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin dari Daerah Pemilihan (Dapil IV) melakukan kegiatan peninjauan lokasi tumpahan minyak mentah dari pipa distribusi milik PT. Medco E&P yang berada di wilayah Desa Rantau Keroya, Desa Petaling dan Danau Cala, Kamis (28/02/2019).

Di lokasi tumpahan minyak mentah tersebut terlihat luasan areal sawah milik warga yang terdampak cukup luas dan hingga saat ini belum ada perhatian serius baik dari pemerintah maupun pihak PT. Medco E&P.

Sebab menurut MO Sumardi warga Rantau Keroya, peristiwa tumpahan minyak tersebut sudah terjadi cukup lama dan hanya menggenangi sawah masyarakat Desa Rantau Keroya. Namun dikarenakan tidak adanya tindakan serius dari Medco sebarannya juga berdampak pada lahan warga Desa Danau Cala dan Desa Petaling.

Sebagai bentuk keprihatinan atas peristiwa itu, dirinya bersama seluruh masyarakat ketiga desa meminta anggota DPRD Muba dapil IV yang sedang melakukan kegiatan reses untuk meninjau langsung ke lokasi. Setelah itu dalam waktu secepatnya DPRD Muba segera melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT. Medco E&P untuk mempertanggungjawabkan baik kompensasi ataupun pembersihan lahan yang terkena genangan minyak.

Saat melakukan peninjauan, Marzuki SE Ketua Fraksi Golkar DPRD Muba bersama Rudi Hartono SH Fraksi NasDem sangat menyayangkan pihak PT. Medco E&P tidak bergerak cepat melakukan pembersihan genangan minyak di lahan persawahan milik warga karena kejadian tersebut sudah lama terjadi. Dijelaskan Marzuki SE dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT. Medco E&P dan Dinas BLHPP Kabupaten Musi Banyuasin untuk menindaklanjuti kejadian tersebut jangan sampai berlarut-larut tanpa ada pertanggungjawaban. Sebab bila lamban dilakukan tindakan jelas akibatnya sangat patal terhadap pertanian warga. Mengingat dalam waktu dekat masyarakat akan bercocok tanam.

“Bila lamban dilakukan tindakan, racun akibat tumpahan minyak tersebut jelas akan berdampak pada proses pertanian warga mengingat tidak lama lagi masyarakat akan melakukan cocok tanam. Untuk itu, kita segera panggil PT. Medco E&P dan BLHPP segera lakukan pembersihan dan konpensasi terhadap warga yang lahan persawahan mereka terdampak oleh tumpahan minyak,” tegas Marzuki.SE.

Sementara itu, Rudi Hartono dari Fraksi NasDem juga sangat menyayangkan lambannya penanganan yang dilakukan PT. Medco E&P terhadap kejadian tumpahan minyak yang menggenangi lahan persawahan warga. Kalau persoalannya belum dilakukan investigasi terkait kebocoran pipa distribusi baru dilakukan kompensasi dan pembersihan genangan minyak tersebut itu bukan suatu alasan.

Sebab, untuk saat ini alasan itu tidaklah masuk akal karena di lokasi tumpahan minyak tersebut dalam kondisi terendam air akibat musim banjir dan seharusnya PT. Medco E&P selesaikan dahulu persoalan dengan warga baru setelah musim kering nanti baru dilakukan investigasi bersama penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat.

“Intinya, lahan dibersihkan dari genangan minyak mentah dan lakukan kompensasi terhadap masyarakat setelah airnya kering baru lakukan investigasi apa penyebab kebocoran pipa distribusi tersebut,” jelas Rudi Hartono.

Laporan           : Hasbullah Anwar

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here