Pencairan DD Tahun 2020 Diperkirakan Bulan Maret

0
514

Kliksumatera.com, MURATARA- Pencairan Dana Desa (DD) tahun 2020 untuk Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diperkirakan pada bulan Maret mendatang. Hal itu dikatakan Pendamping Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Herli.

“Hasil rakor kami beberapa waktu lalu, DD ini diperkiraan cair pada bulan Maret mendatang. Jadi Pak Kades, SPJ dan segala sesuatunya tolong dipersiapkan dan diselesaikan secepatnya,” ujar Herli saat mendampingi tim monitoring Kecamatan Rupit di Desa Lubuk Rumabai dan Desa Pantai, Rabu (22/2/2020).

Ia menjelaskan, secara regulasi pencairan DD nanti akan ditrasper langsung ke rekening desa masing-masing.

Sementara itu Kades Lubuk Rumbai Baru, Haromain mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kedatangan tim monitoring dari  Kecamatan Rupit ke Desa Lubuk Rumabai.

Kades menjelaskan, untuk realisasi DD, ADD, dan Bangub Desa Lubuk Rumbai sudah terealisasi 100 persen.

“Untuk DD fisik, kita bangun Perpustakaan Desa, jembatan sungai dua unit, jalan setapak, dan beli motor dinas. Sedangkan DD Pemberdayaan, kita bayar honorium guru TPA, bayar honorium  guru PAUD, bayar honorium lembaga adat, bayar honorium kader Posyandu, kemudian honorium linmas, sosialisasi, dan sebagainya,” katanya.

Untuk Dana Bangubnya lanjut Kades, dirinya menyerahkan langsung anggarannya kepada pengurus karang taruna, Posyandu, dan PKK secara tunai. Begitu juga dengan Dana BUMDesnya. “Semuanya kita serahkan langsung dengan pengurusnya secara tunai,” bebernya.

Kades mengaku, untuk jambanisasi masyarakat, barang-barangnya sudah disiapkan hanya pelaksaannya saja yang belum. Karena ada sesuatu dan lain hal sehingga jambanisasi tersebut belum bisa dibangun mungkin dalam sehari atau dua hari ke depannya pembangunan jambanisasinya akan dimulai.

Terpisah Kades Pantai, Wajir Kurba mengatakan untuk realisasi DD, ADD, dan Bangub sudah mencapai 98 persen namun yang belum terlaksana itu cuma prasastinya saja.

“Untuk DD tahun 2019, kita bangunan drainase  sepanjang 500 meter dan jalan setapak sepanjang 3 ribu meter. Sedangkan untuk anggaran pemberdayaannya, kita bangun jambanisasi warga sebanyak 15 unit dan sosialisasi PATBM dan Stop Buang Air Besar Sembarangan,” kata Kades.

Sedangkan untuk ADD lanjut Kades, untuk pembayaran honorium perangkat desa, pembayaran honorium BPD, dan lain lain. “Intinya di setiap desa itu sama saja,” ujarnya.

Laporan : Junaidi
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here