BREBES – Selasa (03/03/2026), mentari pagi di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, terasa lebih hangat bagi Wati (48) dan putrinya, Erna (27). Bukan tanpa alasan, wajah keduanya tampak berseri-seri saat meninjau akses jalan persawahan yang kini telah berubah wujud berkat sentuhan tangan dingin Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes.
Selama puluhan tahun, aktivitas bertani di wilayah ini penuh dengan tantangan fisik dan biaya tinggi. Namun kini, infrastruktur yang dibangun TNI bersama rakyat itu telah membuka babak baru bagi kesejahteraan petani lokal.
Bagi Wati, pembangunan jalan ini bukan sekadar hamparan beton atau pengerasan jalan biasa, melainkan kunci kemandirian ekonomi keluarganya. Selama ini, kendala utama petani di Desa Cikuya adalah akses transportasi saat musim panen tiba.
“Alhamdulillah, senyum kami sekarang benar-benar plong, Pak. Sekarang ke sawah sudah bisa pakai motor sendiri. Dulu jalannya susah sekali, kalau musim hujan becek dan licin,” ungkap Wati dengan mata berkaca-kaca karena bahagia.
Erna (27), sang putri, menambahkan bahwa dampak paling nyata yang mereka rasakan adalah hilangnya biaya tambahan untuk jasa angkut hasil panen.
“Sekarang bawa hasil panen jadi gampang sekali. Kami tidak perlu lagi bayar orang (buruh panggul) untuk angkut hasil sawah ke pinggir jalan besar. Uang yang tadinya buat bayar angkut, sekarang bisa ditabung untuk kebutuhan rumah tangga,” jelas Erna.
Melihat kebahagiaan warga, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyatakan bahwa kepuasan warga seperti Ibu Wati dan Erna adalah indikator keberhasilan utama dari program ini.
Menurut Letkol Inf Ambariyantomo, tujuan utama TMMD bukan hanya menyelesaikan target fisik tepat waktu, tetapi memastikan bangunan tersebut memberikan dampak domino yang positif bagi perekonomian desa.
“Kami terharu sekaligus bangga melihat dampak langsung yang dirasakan masyarakat. Jalan ini kami bangun untuk rakyat, agar akses pertanian lancar, biaya distribusi berkurang, dan pada akhirnya taraf hidup petani meningkat. Senyum Ibu Wati dan Erna adalah suntikan semangat bagi seluruh personel Satgas di lapangan,” tegas Dansatgas.
Program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes ini terus dikebut untuk memastikan seluruh sasaran fisik rampung sesuai jadwal. Dengan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, Desa Cikuya kini perlahan bertransformasi menjadi desa yang lebih mandiri secara ekonomi.
Kegiatan hari ini ditutup dengan pemantauan langsung oleh Letkol Inf Ambariyantomo bersama perangkat desa untuk memastikan kualitas pekerjaan jalan tetap terjaga demi penggunaan jangka panjang oleh seluruh warga. (Pradista)

