Sopir dan Kernet Tewas Terpanggang

0
435

Kliksumatera.com, MUSIRAWAS- Nasib naas dialami Suparman (35) dan Muhammad (30). Keduanya tewas terpanggang karena mobil jenis Grand Max Pick Up yang dikendarai terbalik dan terbakar.

Suparman (35) adalah sopir warga Kelurahan Mesat Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur II, sedangkan korban Muhammad (30) adalah kernet warga Kelurahan Pemiri Kecamatan Barat II.

Akibat mobil yang dikendarai mereka terbalik dan terbakar, membuat keduanya tewas dengan sangat mengenaskan karena terpanggang dalam mobil jenis Grand Max Pick Up.

Kejadian yang menimpa kedua korban terjadi di Jalan Lintas Provinsi Sekayu-Musirawas tepatnya di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan sekitar pukul 03.30 WIB Rabu (25/9).

Saat kejadian, mobil dengan Nopol BG 8061 PD tersebut membawa bahan bakar minyak jenis Solar dan Pertalite. Terjadinya kecelakaan tersebut diduga akibat sopir mengantuk, sehingga membuat mobil keluar jalur dan terbalik. Kemudian ada percikan, yang memicu kebakaran. Kedua korban diduga kuat tidak bisa menyelamatkan diri, hingga akhirnya tewas terpanggang di dalam mobil.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Lakitan Iptu. M. Romi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kata Romi mendapatkan informasi ada kejadian mobil yang terbakar di pinggir jalan sekitar pukul 04.00 WIB. Setiba di lokasi api sudah membakar seluruh bagian mobil termasuk di bagian depan mobil tempat kedua korban terbakar. Dengan menggunakan racun api, pihaknya berupaya memadamkan api, namun kedua korban tidak bisa diselamatkan.

“Setiba kami di sana, kedua korban sudah dalam kondisi terbakar dan kita langsung berupaya melakukan pemadaman,” jelasnya.

Romi menambahkan, proses evakuasi berlangsung sangat dramatis, karena kondisi kedua korban sudah hangus, bahkan beberapa bagian tubuhnya sudah gosong. Usai dievakuasi di lokasi kejadian, jasad kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan.

“Setelah dievakuasi kita lakukan pengembangan sehingga didapatilah identitas kedua korban yaitu warga Kota Lubuk Linggau,” jelasnya.

Hasil olah TKP kata Romi, mobil tersebut datang dari arah Sekayu menuju ke Muara Beliti. Dugaan sementara mobil tersebut membawa BBM jenis Solar dan Pertalite dari daerah Babat Toman, Musi Banyuasin.

“Itu yang sedang kita kembangkan, dan keluarga kedua korban sudah mengetahui kejadian ini,” tandasnya.

Laporan : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here