Stop Buang Air Besar Sembarangan, Kini 4524 Keluarga di PALI Miliki Jamban Sehat

0
529

Kliksumatera.com, PALI- Membantu untuk berprilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan, maka Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir bekerja sama dengan tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP-PKK) melalui Leading sektor Dinas Kesehatan Kabupaten Pali bersama PKK Kabupaten memberikan jamban sehat stimulan kepada masyarakat kurang mampu dan juga terkhusus masyarakat yang belum memiliki jamban.

Seperti yang dicanangkan Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ir Hj Sri Kustina selama 2 tahun ini, berhasil memberikan jamban sehat sebanyak 4524 kepada masyarakat kurang mampu di 5 kecamatan yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Bupati PALI Ir H. Heri Amalindo MM mengatakan 40% masyarakat Kabupaten PALI dahulunya banyak yang belum memiliki jamban sehingga dari sejumlah masyarakat tersebut masih banyak yang buang air besar sembarangan.

“Dengan itu kami pemerintah bersama tim penggerak PKK mengajak dinas terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa memberikan bantuan jamban kepada masyarakat yang belum mempunyai jamban atau WC,’’ ujar H Heri Amalindo saat dikonfirmasi Jumat 4 Oktober 2019.

‘’Di sini juga kami sampaikan, Alhamdulillah berkat pencanangan tersebut tidak ada lagi masyarakat kami yang buang air besar sembarangan sebab ribuan masyarakat kami sudah memiliki jamban sehat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten PALI mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan dengan 0% masyarakat yang buang air besar sembarangan,’’ tegas Bupati.

Adanya bantuan sanitasi jamban tersebut masyarakat pun mengucapkan terima kasih ke pemerintah kabupaten PALI dan Dinas Kesehatan. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati PALI dan juga tim penggerak kesejahteraan keluarga yang telah memberikan bantuan jamban gratis,’’ ujar Suhardi warga Desa Semangus, Sabtu (5/10).

‘’Meskipun secara stimulan tidak 100% jadi namun kekurangannya kami masyarakat sebagai penerima bantuan tersebut akan melengkapi kekurangan pembangunan lainnya,’’ tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes PALI Mudakir mengemukakan bahwa keberhasilan menuntaskan STBM di PALI tidak lepas dari peran serta TP PKK ditunjang lintas sektoral antara Dinkes, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perkim, dan Bappeda.

“Program TP PKK PALI Stop Meseng Sembarangan (SMS) merupakan cikal bakal penuntasan STBM. Dan program itu mampu membuka dan mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak membuang air sembarangan. Kemudian program itu didukung dengan lintas sektoral dengan membangun sanitasi menyeluruh di setiap desa dan kelurahan,” jelas Mudakir.

Keberhasilan STBM juga dikatakan Mudakir berkat peran pegawai sanitasi atau sanitarian yang terus menyosialisasikan pentingnya memiliki sanitasi atau jamban sehat kepada masyarakat.

“Dan hasilnya selain PALI dapat penghargaan salah satu dari 19 daerah di Indonesia yang telah menuntaskan STBM berkelanjutan, juga satu petugas Puskesmas Talang Ubi meraih penghargaan salah satu dari 42 Sanitarian terbaik se-Indonesia,” pungkasnya.

Laporan : Anelka
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here